Jumat, 10 Maret 2017

Dosakah Mati Dikubur Dengan Ritual Bid’ah - DR Khalid Basalamah MA

“Dosakah Mati Dikubur Dengan Ritual Bidah” Saya hidup ditengah-tengah masyarakat yang penuh dengan bid’ah. Saya takut mati nantinya dikubur dengan ritual bid’ah Apakah saya kena dosanya jika saya mati dikubur dengan ritual bid’ah? Tentu saja Anda tidak kena, Insya Allah…ya… Tidak kena…selama memang… Anda ini.. apa namanya…. sudah niat ya… Biasanya Insya Allah, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan jaga itu.. Akan jaga diri kita, mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala jaga ya…. Dan ini memang selama kita hidup, ada baiknya teman-teman sekalian, menulis Wasiat…. Tulis wasiat Wasiat saya kalau saya meninggal maka saya minta dikuburkan sesuai sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam Atau saya minta saya diurus oleh Yayasan ini… Misalnya kita tau ada yayasan yang baik Kita datangi, minta tolong, ada wasiat saya, kalau saya meninggal saya tolong dimandikan disini teman-teman urus Karena sekarangkan, alhamdulillah…
Setiap yayasan-yayasan sosial ini Yang sudah mengikuti sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam mereka punya ambulance gratis mereka punya pengurusan jenasah gratis… Itu perlu. Penting itu, ya…. Karena memang sistem ini bagus, ini tanda keimanan. Supaya jangan sampai kita nanti malah sama saja dengan orang-orang umumnya dilakukan hal-hal yang aneh-aneh gitu. Ada satu kerabat saya meninggal saya diminta datang, saya datang, saya mandikan. Alhamdulillah saya sempat mandikan. Maka saya mandikan dengan cara sunnah Rasulluloh Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam Membersihkan, saya ajak beberapa kerabat saya kebetulan kerabat saya juga, gitukan… Kemudian kami mandikan. Ternyata waktu dikeluarkan dari ruangan yang kami mandikan itu, karena beliau tokoh masyarakat waktu itu. Kemudian dikeluarkan sudah disiapkan kain kafan, saya pikir sudah mengikuti sunnah Nabi, kan gitu…
Laki-laki kan membutuhkan dua lembar kain kafan, perempuan membutuhkan empat lembar, gitu kan…. Itu tinggal dililitkan dibadannya, kemudian sudah selesai, cuman seperti itu Ternyata ini oleh masyarakat dibuatin baju Digunting kain kafan itu, dibuat seperti baju kemeja, Kemudian ada tulisan-tulisan, saya nggak ngerti tulisan-tulisan apa dalam bahasa Arab Tidak sempat saya baca, dibungkus dengan cepat, dipakaiin Belum sempat saya tegur, sudah langsung di bungkus lalu kemudian dikafani dengan itu. Ini sebenarnya tidak ada sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam bapak ibu sekalian. Ada orang yang ngawur kadang-kadang, harus beli kain kafan dari Mekah. Lagi Umroh beli, rame-rame tuh… saya nggak tau keyakinan dari mana ini Kemudian disiram dengan air zam-zam, dia berkeyakinan nanti akan dipakai kain kafan Kalau Anda Sholeh kepada Allah swt, ibadah.. Kita meninggal disebuah tempat, tidak ada yang urus, jenazah kita dimakan dengan binatang buas, tetap mulia disisi Allah, bukan dari kain kafannya. Kan begitu dalam Islam ya Walaupun Anda bubuhi dengan air zam-zam tujuh galon, gitu kan…. Kalau maksiat tetap aja sama, gitu kan… Tetap aja maksiat. Jadi coba fahami ilmu agama dengan wahyu teman-teman sekalian, jangan dengan hawa nafsu kita, ini bahaya ini. Kita punya panduan sudah jelas, Rasululluloh Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam menekankan kepada kita, sebagai penutup Tidak ada sesuatu yang kalian butuhkan untuk masuk kedalam surga dan selamat dari neraka, kecuali sudah dijelaskan buat kalian.
Jangan ditambah jangan dikurangi. Allahu a’lam..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar